Pages

Thursday, August 18, 2016

NVIDIA Tunjuk Samsung Untuk Membuat GPU Pascal 14 nm di Akhir Tahun







G
PU Pascal milik NVIDIA kemungkinan akan menggunakan proses prabrikasi lebih kecil. Surat kabar asal Korea Selatan, Chosun Biz pada Jumat melaporkan bahwa Samsung baru saja memenangkan kontrak dari NVIDIA untuk membuat GPU Pascal berbasiskan pada teknologi pemrosesan 14 nm. Langkah tersebut kemungkinan menjadi indikasi kendala pasokan yang dialami NVIDIA dengan chip 16 nm buatan TSMC.
Kartu grafis GeForce GTX 1070 dan 1080 yang berbasiskan pada GP104 diluncurkan dua bulan lalu, tapi pasokan barang masin minim di toko ritel dan konsumen kesulitan untuk mendapatkan kartu grafis tersebut. Keputusan NVIDIA untuk beralih ke proses pabrikasi 14 nm dari Samsung kemungkinan merupakan upaya NVIDIA untuk mengatasi masalah pasokan barang. Samsung dikabarkan mulai memproduksi chip 14 nm di akhir tahun.
Meski demikian, peralihan tersebut bukan berarti mengakibatkan perubahan signifikan terhadap efisiensi daya dan performa. Sebenarnya akan menarik jika tersedia GPU yang mengusung chip buatan Samsung dan TSMC.
Di luar itu, pemberitaan Chosun Biz menyatakan bahwa peralihan tersebut juga menjadi pertanda niatan NVIDIA untuk mendiversifikasi lini produknya. NVIDIA baru-baru ini dikabarkan telah mendapatkan kontrak untuk membenamkan chip Tegra ke dalam Nintendo NX mendatang, jadi kemungkinan Samsung juga bakal memproduksi SoC Tegra Pascal 14 nm untuk konsol tersebut.

Nvidia mengumumkan bahwa mereka resmi memperkenalkan kartu grafis terbaru3, GeForce GTX 1080 dan GTX 1070. Seperti yang dilansir dari Engadget, Sabtu (7/5/2016), disebutkan bahwa Nvidia GeForce GTX 1080 ini adalah kartu grafis idaman para gamer. Pasalnya disebutkan kartu grafis ini memiliki kecepatan yang melampaui kartu grafis papan atas Nvidia sebelumnya, Titan X. Bahkan pada acara siaran langsung yang disiarkan secara streaming di Twitch, Nvidia menyebutkan GeForce GTX 1080 ini lebih cepat dari dua buah GeForce GTX 980 yang dikonfigurasi secara SLI.

Membicarakan spesifikasinya lebih jauh, NVIDIA GTX 1080 menggunakan memori 8GB GDDR5X dengan komputasi 256-bit. Kartu grafis ini memiliki base clock 1607MHz dan potensi boost clock mencapai 1733MHz. NVIDIA GTX 1080 juga menyediakan 2560 NVIDIA Cuda core, tak lupa dengan bandwidth memori 320GB/s. NVIDIA juga ingin memastikan bahwa kartu grafis ini sanggup menjalankan aplikasi berbasis virtual reality.
Untuk fiturnya sendiri, nVidia menyematkan G-Sync, nVidia Ansel, nVidia GameStream, dan juga VR Ready. Fitur terbaru dari nVidia merupakan Ansel. Dengan fitur ini kita dapat merekam game yang sedang dimainkan secara 360 derajat view-angle. Jadi memungkinkan untuk mengunggah video ke YouTube 360 dan dapat dilihat menggunakan VR Headset.

Berbagai vendor memamerkan berbagai desain custom mereka yang tetap menjalani ciri khas dari masing masing vendor. Contohnya ASUS yang setia dengan model ROG Strixnya, Gigabyte dengan G1 nya, MSI dengan dragon nya, EVGA dengan ACX nya, Zotac dengan AMP nya, dan Palit dengan Jetstream nya. Banyak sekali model yang ditawarkan oleh berbagai vendor selain Founders Edition, dengan 2 kipas, 3 kipas, blower, maupun watercooling. Dan ada beberapa versi dengan LED RGB yang dapat diatur.

Untuk harganya, seperti yang diumumkan nVidia, mereka membanderol dengan US$599 untuk GTX 1080 atau sekitar 7-8 juta rupiah. Dan untuk GTX 1070 dibanderol dengan harga $US379 atau sekitar 5 juta rupiah.





No comments:

Post a Comment